Senin, 05 Mei 2025

Legenda Sastra Visual SATUPENA JATIM


*LEGENDA SASTRA VISUAL*

*SATUPENA JAWA TIMUR*


"Legenda Sastra Visual" yang akan di gelar di Galeri Raos, Jalan Panglima Sudirman 47 Ngaglik depan kantor cabang BCA, Kota Batu yang direncanakan berlangsung mulai 24 Mei hingga 6 Juni 2025, mari kita mendalami lebih lanjut tentang lukisan-lukisan yang akan dipamerkan serta acara-acara yang akan diselenggarakan dalam rangka pameran tersebut.


Lukisan-lukisan Karya Dr. Slamet Hendro Kusumo SH., MM.


Dr. Slamet Hendro Kusumo merupakan seorang seniman dan juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat SATUPENA JAWA TIMUR. Owner Omah Budaya Slamet (OBS) Kota Batu Wisata Sastra Budaya Jawa Timur. Telah Mendapatkan Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai Seniman Lukisan terbaik dan produktif. Membuka Kelas Filsafat yang eksis.


*Lukisan-Lukisan yang Dipamerkan*

- Karya Dr. Slamet Hendro Kusumo, seorang seniman dan Ketua Dewan Penasehat SATUPENA Jawa Timur

- Tema: Legenda dengan judul-judul menarik seperti:

    - *Klenthing Kuning*

    - *Tantri Kamandhaka*

    - *Joko Tarub*

    - *Nawang Wulan*

    - *Dewi Sri*

    - *Nyai Roro Kidul*

    - *Jagad Gedhe*


Media yang digunakan dalam pembuatan lukisan-lukisan ini adalah akrilik di atas kanvas, menciptakan visual yang kuat dan menarik perhatian para pengunjung. 


- Media: Akrilik di atas kanvas dengan ukuran beragam, seperti 100 cm x 300 cm, 160 cm x 270 cm, dan 160 cm x 300 cm.


Acara-acara Terkait Pameran


Selain pameran lukisan tunggal Dr. Slamet Hendro Kusumo, acara pameran ini juga akan menampilkan berbagai kegiatan yang melibatkan seni visual dan sastra. 


Salah satu acara yang menarik adalah "Gerakan Kembali Ke Buku GKKB" yang diselenggarakan oleh BUKUKITA Kota Batu Wisata Sastra Budaya SATUPENA JAWA TIMUR. 


Acara ini merangkul budaya literasi dan mengajak masyarakat untuk kembali mengakses dan menikmati keindahan dari buku-buku sastra.


Selain pameran lukisan, terdapat pameran buku karya terbaru yang juga akan menjadi sorotan dalam acara ini. 


Karya-karya sastra puisi esai yang di gagas Denny J.A's World dari penulis Indonesia dan Malaysia, Jerman Karya Bukunya yang telah diterbitkan Cerah Budaya Internasional akan dipamerkan dan dibacakan serta dibahas, memberikan wadah bagi para pengunjung untuk menjelajahi dunia sastra yang kaya akan makna.  


Legenda Sastra Visual: SATUPENA JAWA TIMUR dan Kreator Era AI KEAI JAWA TIMUR


Pameran ini tidak hanya sekadar menampilkan karya seni visual dan sastra puisi esai, tetapi juga menghadirkan sebuah narasi yang menghubungkan masa lalu dengan masa depan. 


Dengan tema "Legenda Sastra Visual," SATUPENA JAWA TIMUR dan Kreator Era AI KEAI JAWA TIMUR berusaha untuk mengajak para pengunjung merenungkan perjalanan sastra dan seni visual dalam konteks kekinian yang didukung oleh kemajuan teknologi.


Melalui penggabungan antara tradisi sastra dan visual dengan era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pameran ini menjadi sebuah ajang yang menarik untuk menjelajahi kreativitas dan inovasi dalam dunia seni dan sastra.


*Konsep dan Tujuan Pameran*

- Menggabungkan tradisi sastra dan visual dengan era kecerdasan buatan

- Menjadi ajang untuk menjelajahi kreativitas dan inovasi dalam dunia seni dan sastra

- Mengajak pengunjung merenungkan perjalanan sastra dan seni visual dalam konteks kekinian


Konsep pameran ini mirip dengan tema "Innovation Rooted in Ancestral Memory and Its Contemporary Relevance" yang membahas tentang mengintegrasikan pengetahuan tradisional dengan teknologi modern untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan ¹.


Dengan merangkai lukisan-lukisan indah dan acara-acara berkualitas, pameran "Legenda Sastra Visual" Bertempat di Galeri Raos, Jalan Panglima Sudirman depan kantor cabang BCA, Kota Batu diharapkan dapat menjadi magnet bagi pecinta seni dan sastra untuk hadir dan meresapi keindahan karya para seniman dan penulis terkemuka.



Kota Batu 04 Mei 2025

*Akaha Taufan Aminudin*

*SATUPENA JAWA TIMUR*

Kreator Era AI (KEAI)JAWA TIMUR 




https://images.app.goo.gl/UN4CWnNz3omj5Xh16


Senin, 17 Maret 2025

KETIKA SENI DAN AGAMA MENJADI MILIK KITA BERSAMA

 

Sebagaimana seni, kekayaan batin semua agama selayaknya dapat dirasakan berkahnya oleh siapapun, walau bukan penganutnya.


Orasi Denny JA di pameran lukisan kaligrafi:


https://youtu.be/vOfqoMY_Uak?si=hvbl-ONkd31ojBR2


#Dari akun Youtube ORASI DENNY JA, berisi 421 orasi soal filsafat hidup, sejarah, seni dan sastra, agama dan spiritualitas, politik, positive psychology, catatan perjalanan, review buku, film dan lagu

Sabtu, 03 September 2016

Mutiara Hati

Mutiara Hati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Awan masih diselimuti embun dan udara yang masih menyejukkan badan. Ketika orang-orang masih terlelap tidur dan azan subuh pun berkumandang, aku merasakan kepedihan batin ketika ku lihat ibu yang sudah bangun terlebih dahulu daripada aku. Ia yang seharusnya masih beristirahat di tempat tidur kini sudah harus mempersiapkan segera peralatan untuk membuat kue yang akan ku jajakan nanti. Ingin rasanya aku yang mengerjakannya tetapi, pasti ibu tidak mengizinkannya. Hanya menjajakan kue lah yang bisa kubantu pada saat matahari belum terbit.

Ayam berkokok menunjukkan saat aku harus menjajakan kue buatan ibu yang masih panas. Udara yang begitu sejuk membuat aku bersemangat untuk menjajakan kue buatan ibu. Saat-saat suasana ini lah yang aku suka ketika menjajakan kue yaitu, udara yang begitu segar serta alam-alam yang turut merasakan kebahagiaan dan bertasbih menyebut nama-Nya. Seakan-akan diri ini tidak ingin beranjak dari suasana seperti ini. Aku merasa diri ini sangat beruntung sekali bisa merasakan anugerah yang tak terhingga yang di berikan-Nya kepada diriku.

Ibu selalu berkata kepadaku “Bersyukurlah nak terhadap apa yang diberikan-Nya kepada kita dan taatlah terhadap perintah-Nya”. Ibu kau lah relung jiwaku, penyemangat hidupku, dan motivasi diriku. Kau telah mengajarkan banyak hal kepada diriku.

Terkadang kue yang kujajakan tidak habis terjual tetapi, ibu hanya mengeluarkan senyuman g
... baca selengkapnya di Mutiara Hati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 02 September 2016

Menikmati Kehidupan

Menikmati Kehidupan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Health, happiness and success depend upon the fighting spirit of each person. The big thing is not what happens to us in life – but what we do about what happens to us. – Kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan terletak pada semangat juang masing-masing individu. Hal yang besar bukanlah apa yang terjadi di dalam hidup kita, melainkan apa yang sudah kita lakukan terhadap setiap kejadian di dalam hidup kita.” ~ George Allen

Pesan yang disampaikan oleh George Allen mengajak kita agar memiliki semangat yang tinggi dalam menjalani kehidupan. Memang kehidupan ini penuh dengan masalah, dari yang ringan sampai yang paling berat. Meskipun demikian, bukan berarti kita tidak dapat menikmati kehidupan ini, karena ada banyak cara untuk menikmati kehidupan ini sekaligus mengatasi beban yang sedang kita hadapi.

Salah satu langkah menikmati kehidupan ini adalah selalu mensyukuri karunia kehidupan dari Tuhan YME, apakah Anda sedang bahagia atau mengalami kepedihan. Berusahalah untuk selalu berpikir positif, bahwa Tuhan YME selalu memberikan yang terbaik. Karena tanpa kita sadari sebenarnya selalu ada solusi di balik semua kesulitan dan manfaat yang ditujukan untuk kebaikan kita.

Salah satu contoh ad
... baca selengkapnya di Menikmati Kehidupan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 01 September 2016

Never Ever Give Up!

Never Ever Give Up! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tahun 1986 di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televisi yang merelainya secara langsung.

Ada satu orang yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Wieland. Bob adalah seorang veteran perang Amerika, dan dia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang di Vietnam. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya ke depan.

Dan lomba pun dimulailah. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah-wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan untuk terus mendukung para pelari tersebut. 5 kilometer telah berlalu. Beberapa peserta nampak mulai kelelahan dan mulai berjalan kaki. 10 kilometer telah berlalu. Di sini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan baik, dan siapa yang hanya sekedar ikut untuk iseng-2. Beberapa peserta yang nampak kelelahan memutuskan untuk berhenti dan naik ke bis panitia.

Sementara hampir seluruh peserta telah berada di kilometer ke-5 hingga ke-10, Bob Wiela
... baca selengkapnya di Never Ever Give Up! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 28 Agustus 2016

Oey Tambah Sia - Sang PlayBoy Jakarta Dihukum Gantung Belanda

Oey Tambah Sia - Sang PlayBoy Jakarta Dihukum Gantung Belanda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mengaet pesinden

Pesta meriah di kabupaten Pekalongan semakin semarak karena kehadiran seorang pesinden tenar bernama Mas Ajeng Gundjing. M.A. Gundjing itu sebenarnya putri seorang mamtancamat. Kenapa ia menjadi pesinden? konom semasa kecil ia pernah sakit parah,sehingga hampir tidak tertolong. Dalam keadaan sulit itu, orang tua untuk bernadar. Kalau anak ini sembuh,kelak ia akan belajar menjadi pesinden.

Gundjing sembuh dan tumbuh menjadi gadis cantik yang pandai menari dan melagukan tembang denganmerdu, sampai tidak ada tandingannya di Pekalongan. OeyTambahsia si matakeranjang segera jatuh hati pada biduan jelita itu.berbagai cara ditempuhnya untuk mendekati dan memikat pesinden itu. Ternyata Tambahsia berhasil. Gundjing menerima uluran tangannya.sebelum pestadi kabupaten resmi usai dan Tambahsia pulang, pesinden itu sudah diboyong ke cirebon lalu dibawa ke Betawi oleh kaki-tangan Tambahsia. Di Betawi Gundjing ditempatkan di pasangrahan Ancol, yang membuat penghuni lama merasa kurang senang.

Baru seminggu di Bintang Mas, Gundjing jatuh sakit. Entah karena Ancol yang kurang sehat atau karena tidak tahan menhadapi sikap para penghuni lama. Melihat Gundjingsakit, buru-buru Tambahsia memindahkannya ke Tangerang, ke tanah Psar Baru milknya. Tambahsia pribadi mengawasi perawatannya sampai pesinden itu sembuh, sehingga praktis Tambahsia lebih banyak berada
... baca selengkapnya di Oey Tambah Sia - Sang PlayBoy Jakarta Dihukum Gantung Belanda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu